06 September, 2012

Mengekang Nafsu

  1. Perangilah hawa nafsu kalian, sebagaimana kalian memerangi musuh-musuh kalian
  2. Sesuai dengan perjuangan jiwa seseorang dan penolakannya terhadapsyahwatnya serta penolakannya untuk mengikuti kesenangannya (yangdiharamkan), dan penolakan atas apa yang menjadikan mata berkeinginanmemandangnya, maka di situlah terletak pahala dan siksaan.
  3. Orang yang bijak adalah yang dapat menguasai hawa nafsunya.
  4. Janganlah sekali-kali engkau menuruti nafsumu, dan jadikanlah yang membantumu untuk menghindar darinya adalah pengetahuanmu bahwasanya iaberupaya mengalihkan perhatian akalmu, mengacaukan pendapatmu,mencemarkan kehormatanmu, memalingkan kebanyakan urusanmu, danmemberatkanmu dengan akibat yang akan engkau tanggung di akhirat.Sesungguhnya nafsu adalah permainan. Maka, jika datang permainan,menghilanglah kesungguhan. Padahal, agama tidak akan pernah berdiritegak dan dunia tidak akan menjadi baik kecuali dengan kesungguhan.
  5. Sesungguhnya saat engkau meninggalkan kebenaran, engkau pasti sedang menuju kepada kebatilan; dan saat engkau meninggalkan sesuatuyang benar, engkau meninggalkannya menuju kesalahan.
  6. Kepada Allahlah kami berharap agar Dia memperbaiki apa yang rusak dari hati kami, dan kepada-Nyalah kami memohon pertolongan untukmemberikan petunjuk pada jiwa kami. Sebab, hati berada di tangan-Nya,Dia mengaturnya sesuai yang Dia kehendaki.
  7. Orang yang baik adalah yang mampu mengatur nafsunya sesuaikeinginannya dan menolaknya dari segala keburukan, sedangkan orang yangjahat adalah yang tidak seperti itu.
  8. Janganlah engkau menuruti nafsumu dan perempuan, dan kerjakanlah apa yang menurutmu baik.
  9. Cegahlah nafsu yang bertentangan dengan akalmu, yaitu dengan menentang keinginannya.

sumber http://www.sufinews.com

Tidak ada komentar: